Soal ujian PIK
Soal ujian pik
Nama: Suhandika
Kls: XII KIMIA A
Soa
1. Berdasarkan ikatan atom karbon dengan atom karbon yang lain bagaimana cara menentukan jenis kejenuhan asam lemak ? Jelaskan
2. Jelaskan apa yang dimaksud dengan: Gajih, Asam lemak omega 3, Mentega, Asam stearate, minyak, EPA dan DHA
3. Tuliskan struktur lemak dan trigliserida, asam oleat, asam kaproat, asam palmitat, asam palmitat, asam palmitoleat dan asam butirat
4. Jelaskan uji mutu untuk kreteria minyak skala laboratorium?
5. Jelaskan yang dimaksud biokatalis, isolator, lipid, hidrolisis dan halogenasi ?
6. Jelaskan perbedaan lemak dan minyak?
7. Struktur kimia dari siklopentana, siklo heksena dan siklo propona
8. Sebutkan 10 unsur kimia berserta lambing unsur a, unsur logam b. Unsur non logam dan 10 unsur meta loid
9. Tuliskan reaksi reaksi pengubahan trigleserida menjadi gliserol
10. Sebutkan tahap-tahapan proses pembuatan minyak, margarin melalu bahan baku kelapa sawit
Jawaban
1. Lemak terbentuk dari gliserol dan tiga asam lemak. Oleh karena itu, penggolongan lemak lebih didasarkan pada jenis asam lemak penyusunnya. Berdasarkan jenis ikatannya, asam lemak dikelompokkan menjadi dua, yaitu asam lemak jenuh dan asam lemak tak jenuh.
Asam lemak jenuh yang semua ikatan atom karbon pada rantai karbonnya berupa ikatan tunggal (jenuh). Contoh: asam laurat, asam palmitat, dan asam stearat. Sedangkan asam lemak tak jenuh yaitu asam lemak yang mengandung ikatan rangkap pada rantai karbonnya.
2. DHA adalah kependekan dari docosahexaenoic acid, asam lemak yang termasuk dalam kelompok Omega-3. Komposisi otak terdiri dari lemak yang sekitar seperempatnya dihasilkan oleh DHA. Saat menganalisis struktur otak, ilmuwan menemukan bahwa DHA merupakan bagian dari struktur membran neuron.Asam lemak merupakan asam organik yang terdiri atas rantai hidrokarbon lurus yang pada satu ujungnya mempunyai gugus hidroksil (COOH) dan pada ujung lainnya memiliki gugus metil (CH3). Asam stearat, atau asam oktadekanoat, adalah asam lemak jenuh yang mudah diperoleh dari lemak hewani serta minyak masak.Asam stearat, atau asam oktadekanoat, adalah asam lemak jenuh yang mudah diperoleh dari lemak hewani serta minyak masak.adalah istilah umum untuk semua cairan organik yang tidak larut/bercampur dalam air (hidrofobik) tetapi larut dalam pelarut organik. EPA adalah singkatan dari eicosapentaenoic acid, salah satu asam lemak Omega-3 yang juga disebut “pemurni darah”.
3.Asam Oleat (CH3(CH2) CH=CH(CH2) COOH)
Asam Kaproat (CH3(CH2),COOH)
Asam Palmitat (CH3(CH2)14COOH)
Asam Palmitoleat (CH3(CH2)6CH=CH(CH2) COOH)
Asam Butirat (CH3(CH2)2COOH)
4. Kadar air sangat penting dalam menentukan daya awet dari bahan makanan karena mempengaruhi sifat fisik, kimia, perubahan mikrobiologi, dan perubahan enzimatis. Kandungan air dalam bahan makanan ikut menentukan penerimaan konsumen, kesegaran, dan daya tahan bahan. Kandungan air yang tinggi dalam bahan menyebabkan daya tahan bahan rendah. Untuk memperpanjang daya tahan suatu bahan, sebagian air dalam bahan harus dihilangkan dengan berbagai cara tergantung dari jenis bahan. Minyak goreng juga mudah terkontaminasi oleh udara dan air (teroksidasi) yang menimbulkan ketengikkan sehingga mempengaruhi cita rasa, daya simpan minyak goreng tersebut menjadi lebih singkat
5. Isolator merupakan suatu jenis bahan atau zat yang sulit bahkan tidak bisa menghantarkan panas dengan baik dan juga tidak bisa di aliri listrik
Lipid adalah kelompok molekul alami yang meliputi lemak, lilin, sterol, vitamin yang larut dalam lemak (seperti vitamin A, D, E, dan K), monogliserida, digliserida, trigliserida, fosfolipid, dan lain-lain.
Hidrolisis merupakan proses dimana air digunakan untuk memutuskan ikatan pada suatu molekul. Reaksi hidrolisis ATP sebagai berikut: ATP + H2O --- ADP + Pi + Energi. Seperti reaksi kimia pada umumnya, hidrolisis Adenosina trifosfat menjadi Adenosina difosfat bersifat reversibel.
Halogen adalah salah satu dari enam unsur non-logam yang membentuk golongan 17 (Grup VIIa) pada tabel periodik, menurut Encyclopedia Britannica. Istilah halogen berasal dari bahasa Yunani yang artinya pembentuk garam.
6. Minyak berbentuk cair karena memiliki titik leleh yang lebih rendah dari suhu kamar, sedangkan lemak berbentuk padat karena titik lelehnya lebih tinggi dari suhu kamar.Nomer
7. Sikloalkana (disebut juga naftena – jangan terbalik dengan naftalena) adalah sebuah tipe alkana yang mempunyai satu atau lebih cincin atom karbon pada struktur kimia molekulnya. Alkana sendiri merupakan senyawa organik hidrokarbon yang hanya mempunyai ikatan kimia tunggal pada struktur kimianya. Sikloalkana sendiri hanya terdiri dari atom karbon (C) dan hidrogen (H) dan merupakan senyawa jenuh karena tak ada ikatan C-C rangkap untuk bisa ditambahkan hidrogen. Rumus kimia umum untuk sikloalkana adalah CnH2(n+1-g) di mana n = jumlah atom C dan g = jumlah cincin dalam molekul. Sikloalkana dengan cincin tunggal dinamai sama sesuai urutan alkana mereka: siklopropana, siklobutana, siklopentana, sikloheksana, dsb.
8. 1. Au = aurum (emas)
2. Ag = argentum (perak)
3. Ni = nikel
4. Ca = calsium
5. Ba = barium
6. Ti = titanium
7. Cu = cuprum (tembaga)
8. Fe = ferrum (besi)
9. Na = natrium
10. K = kalium
10 Unsur Non logam
1. Cl = klorin
2. F = florin
3. I = iodin
4. Br = bromin
5. He = helium
6. H = hidrogen
7. O = oksigen
8. S = sulfur (belerang)
9. N = nitrogen P = fosfor
9. Trigleserida adalah ester alkohol gliserol dan asam lemak yang terdiri dari tiga molekul asam lemak yaitu lemak jenuh, lemak tidak jenuh tunggal dan lemak tidak jenuh ganda.RCOO-CH2CH(-OOCR’)-OOCR Senyawa ester trigliserida, seperti minyak atau lemak bersifat nonpolar sehingga hanya mudah larut dalam pelarut nonpolar dan sukar larut dalam pelarut polar.
10. Tahapan pembuatan:
Tahap Netralisasi
Netralisasi adalah suatu proses untuk memisahkan asam lemak bebas dari minyak atau lemak dengan cara mereaksikan asam lemak bebas dengan basa atau pereaksi lainnya sehingga membentuk sabun (soap stock).
Tahap Bleaching (pemucatan)
Pemucatan adalah suatu proses pemurnian untuk menghilangkan zat-zat warna yang tidak disukai dalam minyak. Pemucatan dilakukan dengan mencampur minyak dengan sejumlah kecil adsorben, seperti bleaching earth (tanah pemucat), dan karbon aktif.
Tahap Hidrogenas
Hidrogenasi adalah proses pengolahan minyak atau lemak dengan menambahkan hidrogen pada ikatan rangkap dari asam lemak, sehingga akan mengurangi ketidakjenuhan minyak atau lemak, dan membuat lemak bersifat plastis.
Tahap Emulsifikasi
Proses Emulsifikasi ini bertujuan untuk mengemulsikan minyak dengan cara penambahan emulsifier fase cair dan fase minyak pada suhu begin mathsize 14px style 80 to the power of 0 C end style dengan tekanan 1 atm.
Komentar
Posting Komentar